Kamis, 12 Desember 2013

Pesan Cinta dari Sebuah Bunga

         Melalui lensa okuler yang terhubung dengan lensa pembesar yang dilengkapi dengan cahaya matahari yang samar-samar memantul dari lup, aku mengamati preparat awetan yang tak jua dapat kulihat jelas. Sembari menggeser perlahan bulatan pengatur kontras untuk memfokuskan gambar, buram yang tampak berganti dengan titik-titik merah yang hampir membentuk garis. Semakin lama, semakin jelas terlihat. Sebuah pollen yang berbentuk cinta.

Pollen, dalam bahasa sehari-hari disebut dengan serbuk sari ini adalah gamet jantan dari tanaman berbunga. Pollen inilah yang berperan menyerbuki kepala putik agar mampu menghasilkan buah. Pollen dihasilkan oleh antheridium bunga. Apakah pollen berbentuk cinta? Hehe, tentu tidak. Pollen sebenarnya berbentuk bulatan seperti bola. Entahlah mungkin terdapat kesalahan ketika pembuatannya.
Sebuah pollen memiliki spesifikasi sendiri untuk menempel kepala putik, alias tidak asal. Pollen tidak dapat menempel ke kepala putik dan menyerbukinya jika bukan dalam bunga yang sejenis dan yang cocok secara genetis. Ibarat manusia, pollen adalah si cowok, ia juga tidak akan dapat menyatu dengan si cewek jika bukan jodoh yang telah ditetapkan oleh Tuhan. Seberapapun keinginan si cowok untuk bersama dan bersatu dengan si cewek, tetap saja akan ada pemisah di antaranya, yaitu ketidakcocokan.
Tidak hanya pollen,  Kepala putik juga akan menyeleksi pollen mana yang benar-benar matang untuk putik tersebut dapat membukakan pintu menuju badan buahnya. Jika pollen yang datang tidak sesuai secara genetis, maka pollen hanya akan terdegradasi. Ibarat manusia, putik adalah si cewek. Si cewek yang dapat dikatakan dapat menyeleksi si cowok adalah mereka-mereka yang sudah tidak ababil lagi. si cewek yang sudah dewassa juga tidak akan begitu saja menerima si cowok jika si cowok tidak memenuhi kriteria si cewek maka juga tidak akan berhasil bersatu.

Nah, bunga yang lengkap adalah bunga yang indah, yang memiliki kelopak, mahkota, putik, dan benang sari. Seperti gambar di bawah ini, bunga tidak indah hanya secara morfologi, tetapi juga anatomi. Alias indah di luar dan indah di dalam.
anatomi bunga Lilium sp

-Afi-

0 komentar:

Posting Komentar

Total Pageviews

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Formulir Kontak