Baru-baru ini ada tempat makan yang baru dibuka di dekat kampus. Boleh dibilang tempat ini mengusung konsep yang beda. Bukan hanya karena arsitekturnya yang unik, tapi atmosfernya memang benar-benar beda. Untuk urusan mahasiswa apalagi anak kos, tempat makan itu sekadar tempat buat ngisi perut. Jadi tempatnya ya dibikin ala kadarnya asal pengunjungnya bisa makan enak dan makan kenyang. Semua beda konsep dengan tempat baru ini. Ini tempat makan yang bukan soal urusan perut, tapi juga soal sosial karna ini juga tempat nongkrong dan kongkow-kongkow.
Jumat, 27 Juni 2014
Senin, 03 Maret 2014
This is Game?
The game is not played alone
Do I win or do I lose? One day they're gonna shut the game down.
I gotta have as much fun and go around the board as many times as I can before it's my turn to leave.
Play the game for more than you can afford to lose... only then will you learn the game.
Read more at http://www.brainyquote.com/quotes/keywords/game.html#6dEPLDyfvoskjmRf.99
Play the game for more than you can afford to lose... only then will you learn the game.Read more at http://www.brainyquote.com/quotes/keywords/game.html#6dEPLDyfvoskjmRf.99
VA
It's
the game of life. Do I win or do I lose? One day they're gonna shut the
game down. I gotta have as much fun and go around the board as many
times as I can before it's my turn to leave.
Read more at http://www.brainyquote.com/quotes/keywords/game.html#6dEPLDyfvoskjmRf.99
Read more at http://www.brainyquote.com/quotes/keywords/game.html#6dEPLDyfvoskjmRf.99
Kamis, 27 Februari 2014
Oh Istriku, Apa Saja Sih yang Kau Kerjakan ?
Suatu hari seorang suami pulang kerja dan mendapati tiga orang anaknya sedang berada di depan rumah. Semuanya bermain lumpur, dan masih memakai pakaian tidur. Berarti semenjak bangun tidur, mereka belum mandi dan belum berganti pakaian
Sang suami melangkah menuju rumah lebih jauh. Ternyata ... kotak-kotak bekas bungkus makanan tersebar di mana-mana.
Kertas-kertas bungkus dan plastik bertebaran tidak karuan, dan… pintu rumah bagian depan dalam keadaan terbuka.
Begitu ia melewati pintu dan memasuki rumah… masyaAllah… kacau… berantakan. Ada lampu yang pecah, ada sajjadah yang tertempel dengan permen karet di dinding. Televisi dalam keadaan on dan dengan volume maksimal. Boneka bertebaran di mana-mana. Pakaian acak-acakan tidak karuan menyebar ke seluruh penjuru ruangan.
Dapur? Ooooh tempat cucian piring penuh dengan piring kotor. Sisa makanan pagi masih ada di atas meja makan. Pintu kulkas terbuka lebar.
Sang suami mencoba melihat lantai atas. Ia langkahi boneka-boneka yang berserakan itu. Ia injak-injak pula pakaian yang berserakan tersebut. Maksudnya adalah hendak mendapatkan istrinya, siapa tahu ada masalah serius dengannya.
Pertama sekali ia dikejutkan oleh air yang meluber dari kamar mandi, semua handuk berada di atas lantai dan basah kuyup. Sabun telah berubah menjadi buih. Tisu kamar mandi sudah tidak karuan rupa, bentuk dan tempatnya. Cermin penuh dengan coretan-coretan odol, dan... begitu ia melompat ke kamar tidur, ia dapati istrinya sedang tiduran sambil membaca komik!!!
Melihat kepanikan sang suami, sang istri memandang kepadanya dengan tersenyum. Dengan penuh keheranan sang suami bertanya, “Apa yang terjadi hari ini wahai istriku?!!”.
Sekali lagi sang istri tersenyum seraya berkata,“Bukankah setiap kali pulang kerja engkau bertanya dengan penuh ketidak puasan, ‘Apa sih yang kamu kerjakan hari ini wahai istriku?’, bukankah begitu wahai suamiku tersayang?!”
“Betul” jawab sang suami.
“Baik” kata sang istri, “Hari ini, aku tidak melakukan apa yang biasanya aku lakukan, semoga dengan begitu engkau tahu apa yang selama ini aku kerjakan”.
***
Pesan yang ingin disampaikan adalah:
1. Penting sekali semua orang memahami, betapa orang lain mati-matian dalam menyelesaikan pekerjaannya, dan betapa besar pengorbanan yang telah dilakukan oleh orang lain itu agar kehidupan ini tetap berimbang, berimbang antara MENGAMBIL dan MEMBERI, TAKE and GIVE.
2. Dan … agar tidak ada yang mengira bahwa dialah satu-satunya orang yang habis-habisan dalam berkorban, menanggung derita, menghadapi kesulitan dan masalah serta menyelesaikannya.
3. Dan … jangan dikira bahwa orang-orang yang ada di sekelilingnya, yang tampaknya santai, diam, dan enak-enakan … jangan dikira bahwa mereka tidak mempunyai andil apa-apa.
4. Oleh karena itu, HARGAILAH JERIH PAYAH DAN KIPRAH ORANG LAIN dan JANGAN MELIHAT DARI SUDUT PANDANG YANG SEMPIT.
VA
Rabu, 19 Februari 2014
peraturan oh peraturan, Lebay
ada alasan kenapa aku sering disekre, ada alasan kenapa aku lebih suka menghabiskan waktu ditempat penuh koran ini. bukan karena aku suka. lagian apanya yg harus disuka gt?? hehe (nyuwun pangapunten. ndherek langkung) . ada alasan lain. ada? iya ada. apa ya? ada dehhh...
karena aku adalah mahluk tuhan paling cantik sedunia , nih aku kasih tau (walaupun aku tau kalian nggak mau tahu) okeehhh cekidot...
mungkin sekitar 3 atau 4 hari yang lalu. aku dan temen2 se-kos (namanya kos "SS") melaksanakan rapat internal Kos (lebay) yang didalamnya membahas.
1. aturan untuk tidak keluar malam dan pulang setelah pukul 22.00
2. aturan untuk tdk boleh membawa teman menginap di kamar lebih dari 1 malam.
3. aturan untuk tidak memperbolehkan motor temen parkir di area parkir khusus penghuni kos.
4. aturan untuk membawa tempat sampah masing2 (membawa tempat sampah?#yang ini ambigu ya? , udah biarin)
5. jam 7- jam 9 dilangar gaduh , karena ada yang belajar ( ah, aku nggak tu...)haha
6.DAN bla bla bla.....(suk mben tak SCAN ke....)
udah...? belum.... masih ada peraturan yang dibuat oleh penghuni kos ( ingat !!! namanya kos"SS" ). peraturane makin nyleneh...mau tau? mau to? mau lah..... please.....
oke ini dia :
1. udah dibuat jadwal piket yang L-E-B-A-Y bgttttttttt( sampe aku juga nggak bisa menerjemahkanya kedalam bahasa yg bisa dimengerti) yg aku ngerti cuma .kalau pas jatahe piket nggak piket denda 5000
2. ada juga jdwal piket kamar mandi yang juga L-E-B-A-Y buaaanngetttttttttttttttt...klo kamr mandi kotor yang nggak piket denda lagi 5000 (ditotal sdh 10.000) kalau aku nggak piket) coba tanya rumput yg bergoyang " uanggg siapa???????????
3. lihat peraturan diatas. (no4) . kan disuruh bawa tempat sampah seniri to? lha kan kamarku dkt ruang TIPI. to?lha , dpn kamar kamarku kan tak kasih tempat sampah to? lha , coba tebak , apa yang terjadi sodara-sodaraaaa........tempat sampah (pribadiku) djadikan tempat sampah umum. oke...aku ra popo.
sebernernya nggak papa to? iya gak papa -__-.......knp kamu tulis diblog ,?, aku cuma mau minta sponsor tempat sampah. hehe....mas , mbak , temen2 ........ ada yang punya tempat sampah yg praktis, simple , mudah dilipat , tidak mudah sobek, tahan banting, serba guna dan tidak mudah bau? kalu ada tolong hubungi saya. saya butuh binggiittt.....
(sudahlah segitu saja, mau nulis blog diganggu terus, diganggu sama foto jadulnya bendum wkwkwkwk...Poconggggggggg !!!! )
The soulmate of God a.k.a HP
karena aku adalah mahluk tuhan paling cantik sedunia , nih aku kasih tau (walaupun aku tau kalian nggak mau tahu) okeehhh cekidot...
mungkin sekitar 3 atau 4 hari yang lalu. aku dan temen2 se-kos (namanya kos "SS") melaksanakan rapat internal Kos (lebay) yang didalamnya membahas.
1. aturan untuk tidak keluar malam dan pulang setelah pukul 22.00
2. aturan untuk tdk boleh membawa teman menginap di kamar lebih dari 1 malam.
3. aturan untuk tidak memperbolehkan motor temen parkir di area parkir khusus penghuni kos.
4. aturan untuk membawa tempat sampah masing2 (membawa tempat sampah?#yang ini ambigu ya? , udah biarin)
5. jam 7- jam 9 dilangar gaduh , karena ada yang belajar ( ah, aku nggak tu...)haha
6.DAN bla bla bla.....(suk mben tak SCAN ke....)
udah...? belum.... masih ada peraturan yang dibuat oleh penghuni kos ( ingat !!! namanya kos"SS" ). peraturane makin nyleneh...mau tau? mau to? mau lah..... please.....
oke ini dia :
1. udah dibuat jadwal piket yang L-E-B-A-Y bgttttttttt( sampe aku juga nggak bisa menerjemahkanya kedalam bahasa yg bisa dimengerti) yg aku ngerti cuma .kalau pas jatahe piket nggak piket denda 5000
2. ada juga jdwal piket kamar mandi yang juga L-E-B-A-Y buaaanngetttttttttttttttt...klo kamr mandi kotor yang nggak piket denda lagi 5000 (ditotal sdh 10.000) kalau aku nggak piket) coba tanya rumput yg bergoyang " uanggg siapa???????????
3. lihat peraturan diatas. (no4) . kan disuruh bawa tempat sampah seniri to? lha kan kamarku dkt ruang TIPI. to?lha , dpn kamar kamarku kan tak kasih tempat sampah to? lha , coba tebak , apa yang terjadi sodara-sodaraaaa........tempat sampah (pribadiku) djadikan tempat sampah umum. oke...aku ra popo.
sebernernya nggak papa to? iya gak papa -__-.......knp kamu tulis diblog ,?, aku cuma mau minta sponsor tempat sampah. hehe....mas , mbak , temen2 ........ ada yang punya tempat sampah yg praktis, simple , mudah dilipat , tidak mudah sobek, tahan banting, serba guna dan tidak mudah bau? kalu ada tolong hubungi saya. saya butuh binggiittt.....
(sudahlah segitu saja, mau nulis blog diganggu terus, diganggu sama foto jadulnya bendum wkwkwkwk...Poconggggggggg !!!! )
The soulmate of God a.k.a HP
Selasa, 04 Februari 2014
The
One, Tak Sekecil Apa Yang Kita Pikiran
Hello…hello….hello
“guys,what do you thing about one?”
“besar?”
“besar?”
“kecil?”
“tak bernilai?”
“tak bernilai?”
Atau
“Sesuatu Yang Penuh Keajaiban Di
Dalamnya….”
Cerita ini di awali ketika aku berbincang dengan
teman-temanku di iringi rintik-rintik hujan yang semakin besar mulai membasahi
daerah kami berada. Saat itu kami membahas mengenai angka satu. Angka yang
mungkin untuk sebagian orang adalah
angka yang kurang berarti dan lebih
parahnya lagi untuk sebagian orang lainnnya di antara angka ini justru tidak di sadari dan justru
diremehkan. Pemikiranu ini mulai muncul di ditengah perbincangan kami, Ketika
itu ada seorang di antara kami yang
mengeluarkan celotehannya.
“amal angka siji wae di permasahhke.”
(dalam bahasa jawa)
“angka siji kie ora ngefeek apa-apa
neng awake dewe,nek ngefek o… ke ora banget-banget.”
Dari pemikiran
spontannya aku yang hanya sebagai pendengar di kala itu terkaget-kaget dalam hati. Pendapat yang lain
pun semain berkembang. Namun perbincangan kami pun harus segera berakhir karena
hujan saat itu sudah reda dan kami harus segera bergegas pulaang sebelum hujan
kembali turun. Sampai sekarang perbincangan kami mengenai angka satu belum
dilanjutkan. Sesampainya dirumah aku masih penasaran mengenai angka satu, dalam
hati ku bertanya
“apa iya angka satu itu adalah angka yang kecil?”
“entahlah.”
“entahlah.”
Sampaai
saat akan tidurpun aku masih memikirkanny,hingga aku mulai menemukan jawaban
atas pernyataan temanku tadi. Aku mulai berfikir dari sesuatuyang kecil
“angka
2 tidak aka nada tanpa angka 1, angka 3 tak ka nada tanpa angka 1 dan 2 bahkan
di anggka 100,1000,10000 ada karena sebelunya ada angka 1 dst….”
“
uang 10 ribu jika kurang satu rupiah namanya bukan 10 ribu tapi 9999.”
“Di
dalam ilmu pasti atau eksak jika
dalam menghitung melakukan satu
kesalahan saja pasti Mempengaruhi Semuannya.”
“
Satu Senyuman Bis A Memulai Sebuah
Perkenalan.”
“
Satu Tepukan Pundak Bisa Memompa Semangat.”
“Satu
Uluran Tangan Bisa Membantu Meringankan Beban Orang Lain.”
“Satu
Kata Maaf Bisa Menciptakan Perdamaian.”
“Satu
kesungguhan Bisa Membuat Perubahan.”
“Satu
Langka Awal Bisa Mengawali Perjalanan Panjang.”
“Satu
Cahaya Bisa Memnumbuhkan Harapan.”
“Satu
Kata Mengawali Sebuah Do’a.”
“Satu
Peristiwa Bisa Mengubah Satu Peradaban.”
‘Bahkan
dengan satu kesadaran kita bisa membebaskan bangsa ini keluar dari lingkaran
korupsi.”
Itulah
sklumit pemikiran ku mengenai angka satu dan masihbanyak lagi pemikirran ku
mengenai angka satu. Sekarang apa penmikiran kalian mengenai angka satu?,
pemikiran setiap orang tentang suatu
hal pastilah berbeda-beda.
Tetap
satu dan hargai perbedaan ^_^
Ji_star
nb: yang mau komen "mangga"
Minggu, 05 Januari 2014
Is it really hard to write something ?
Heyy.. Lemme ask you something..
Untuk apa sih blog di buat? biar kalian mau nulis..
Blog itu bisa jadi pembiasaan saja sayang. Supaya kalian terbiasa. Karena bisa itu awalnya karena biasa.
Gak perlu malu untuk ungkapkan apa yang ingin kalian ungkap dan tuliskan apa yang ingin kalian tulis. Paksa jika perlu. Bukankah hanya diri kita sendiri yang bisa memaksa untuk jadi lebih baik?
Beropini kok malu.. berbagi kok malu.
Malu itu pantasnya kalau kamu copy paste waktu bikin makalah. Malu itu pantasnya kalau kamu masih saja nyontek waktu dapet soal esay.
Masyarakat kita kini mulai mengalami pergeseran budaya. Dulu masyarakat kita membangun sebuah budaya menulis. Kini masyarakat kita menganut budaya baru yaitu : meng-edit tulisan.
Mau sampai kapan kalian berkontribusi mengembangkan budaya baru ini ?
***
Jika dulu ada Buya Hamka, ada Mohammad Hatta, Marah Rusli, Hadjar Dewantara, Kartini, Pramudya Ananta Toer,.. see?.. dulu diantara terbatasnya kaum berpendidikan, mereka yang bisa baca tulis berusaha menyumbangkan opininya melalui tulisan. Berusaha membagi apa yang bisa ia bagi melalui tulisan. Menyebar ilmu melalui tulisan. Ada yang langsung menulis opininya tanpa tedeng aling-aling. Ada yang mengungkapkannya lewat berbagai cara, puisi, lagu bahkan novel. Novel, cerita, kisah yang mengalir dari jemari Marah Rusli dan Pram, apakah itu fiksi belaka? Apakah itu rekaan belaka?
Bukan. Itu adalah bentuk transformasi dari opini mereka. Bentuk yang mereka pilih untuk mengungkapkan apa yang mereka tahu, apa yang mereka rasakan dan apa yang ingin disampaikan.
Pernah gak kalian baca novel atau cerita.. kemudian ditengah cerita kalian tiba-tiba berfikir :
"Eh, kok bisa gitu sih?"
"Eh, kok penulise iso mikir tekan kono sih?"
"Waah ceritanya unexpected"
Tulisan itu adalah cerminan seberapa dalam wawasan si penulis. Lalu apakah mereka dengan instan begitu saja bisa menulis? Wawasan mengalir begitu saja? Tidak.
Wawasan yang luas itu didapat dari banyak membaca, banyak mengobservasi, banyak mengasah kepekaan. Nah, makin ribet kan? Memang.. karena itu kalau kamu nunggu wawasanmu luas dulu baru mau nulis... Yowes. Keburu lebaran kucing ("-_-)
Lagi pula.. segala didunia ini punya tahapan. Gak ada yang instan. Buat makan mie instan pun juga ada langkah-langkahnya. Gak ada yang sekali jadi langsung sempurna. Butuh latihan. Butuh waktu.
Rata-rata penulis punya awal langkah yang sama : Menulis jurnal harian pribadi a.k.a diary.
Apa sih isinya diary? yaa cuma curahan kegalauan, curahan rasa sehari-hari. Rasa manis, asam, asin, pedih, bahagia, derita, tawa, tangis, apapun itu. Semua orang mengalaminya..
Lalu mengapa harus menulis..?
Karena menulis itu melatih kita untuk menyampaikan rasa. Menulis itu menguatkan memori. Menulis itu mengasah kemampuan dan menjadikan kita tahu, seberapa jauh kita bisa mengolah rasa dalam rangkaian kata.
Berawal dari kata-kata sederhana, berawal dari kegalauan dan harapan yang singkat dan biasa.. suatu hari..pasti bisa. Aku selalu percaya bahwa keajaiban dalam merangkai kata bisa hadir bahkan dari seorang buta huruf sekalipun. Karena tak ada yang mustahil saat kita percaya dan mau berusaha.
av
Kamis, 02 Januari 2014
Dosa Kaderisasi
Tulisan ini adalah tentang 'kami'. 'Kami' yang sebentar lagi tak kan ada disisi kalian, atau disisi mereka
Langganan:
Postingan (Atom)
Total Pageviews
Abang Litbang's Blog
Diberdayakan oleh Blogger.


